Monday, October 21, 2019

NETWORK

NETWORK

A. TENTANG NETWORK
            Network atau Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Network terdiri dari beberapa jenis tergantung dari area yang dilingkupinya.
            Lalu kapan jaringan komputer dimulai?
            Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University. Proyek ini dipimpin oleh profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek ini hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan kaidah antrian.
            Di tahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer harus melayani beberapa terminal. Untuk itu dibuatlah konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan.
            Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.
            Pada tahun 1957 Advanced Research Projects Agency (ARPA) dibentuk oleh Departement of Defence (DoD) USA. Pada tahun 1967 ARPA menerbitkan desain awal dari proyeknya yang disebut ARPANET (Advanced Research Projects Agency Network). Di tahun 1969 DoD menggelar pengembangan ARPANET dengan mengadakan riset untuk menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik. Mereka mendemonstrasikan cara menggunakan hardware dan software komputer berbasis UNIX. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Pada awalnya tujuan dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
            Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969. Pada tahun 1970, lebih dari 10 komputer telah berhasil dihubungkan, saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan. Pada bulan Oktober 1972 ARPANET diperkenalkan kepada masyarakat umum. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya. Oleh sebab itu, ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer, seperti universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.
            Di tahun yang sama, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan di tahun 1971 untuk riset ARPANET. Program e-mail tersebut begitu mudah dan langsung populer di masyarakat saat itu. Icon “@” mulai dikenal sebagai lambang yang menunjukkan “at”. Tahun 1972 juga dibentuk sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group (INWG). Kelompok ini dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet. Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vinton Cerf, yang kemudian disebut sebagai "Bapak Internet". Tahun 1973, dua orang ahli komputer Vinton Cerf dan Bob Khan mempresentasikan tentang internet di Sussex University.
            Tahun 1974, Bolt, Beranet & Newman (BBN), pontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi komersial dari ARPANET yang mereka sebut sebagai Telenet, yang merupakan layanan paket data publik pertama. Lalu pada tanggal 26 Maret 1976, ratu Inggris berhasil mengirimkan sebuah e-mail dari Royal Signals and Radar Estabilishment di Malvern. Di tahun 1977 sudah ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke ARPANET. Tahun 1979, grup diskusi Usenet pertama dibuat oleh Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, alumni dari Duke University dan University of North Carolina Amerika Serikat. Setelah itu, penggunaan Usenet pun meningkat secara drastis. Di tahun ini pula, emoticon diusulkan oleh Kevin McKenzie.
            Di tahun 70-an ini, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri di setiap host komputer. Dalam proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.
            Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah terjangkau dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Kemudian berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN.
            Pada tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan baru dengan meluncurkan telepon TV pertama, di mana orang bisa menelepon sambil melihat lawan bicaranya melalui video link. Tahun 1982 dibentuk sebuah komisi Transmission Control Protocol ( TCP ) atau lebih dikenal dengan sebutan Internet Protocol ( IP ) yang dikenal hingga saat ini. Di tahun 1986 diperkenalkan sistem nama domain, yang sekarang dikenal dengan DNS (Domain Name System) yang berfungsi untuk menyeragamkan sistem pemberian nama alamat di jaringan komputer. Dengan system DNS, komputer yang tersambung dengan jaringan melebihi 1.000 komputer. Pada tahun 1987 diperkirakan komputer yang tersambung ke jaringan tersebut melonjak 10 kali lipat menjadi 10.000 komputer lebih.
            Pada tahun 1988 Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan memperkenalkan IRC. Setahun kemudian jumlah komputer yang terhubung melonjak 10 kali lipat (lebih dari 100.000 unit komputer).
            Tahun 1992 adalah tahun yang paling bersejarah ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer lain. Program ini disebut www (World Wide Web) yang kemudian memunculkan istilah surfing (menjelajah) atau browsing.
            Secara ringkas dapat dikatakan bahwa sejarah jaringan komputer dimulai dengan komputer terminal yang saling terhubung ke pusat komputer (host computer) lewat time sharing system kemudian berkembang menjadi terminal-terminal yang saling terhubung ke pusat komputer (host computer) dengan konsep proses distribusi (Distributed Processing) yang kemudian berakhir dengan teknologi jaringan.
            NETWORKING merupakan “jaringan antar komputer” yang menghubungkan “suatu komputer” dengan “komputer lainnya” di dalam jaringan oleh “alat-alat jaringan”.
            Dalam dunia komputer, Networking adalah praktek menghubungkan dua atau lebih perangkat komputer bersama-sama untuk tujuan berbagi (sharing) data serta berbagai manfaat lainnya (resources). Jaringan (Networking) dibangun dengan perangkat keras komputer (hardware) atau fisik dan perangkat lunak komputer (software) logik.
            Networking sangat dibutuhkan, terutama pada zaman yang semakin lama semakin canggih seperti ini, karena jaringan itu tentu sangat penting untuk berlangsungnya hubungan atau komunikasi antar komputer. Misalnya saja untuk berbagi atau sharing printer, tidak mungkin setiap komputer memiliki printer satu-satu sehingga dibuatlah jaringan komputer itu untuk berbagi penggunaan printer secara bersama-sama, juga berfungsi untuk sharing internet, satu komputer (server) dapat ip address dari ISP, lalu server akan membagikan koneksi internet untuk client-clientnya.
            Network diatur oleh Network Administrator, Network Engineering, atau sering disebut IT (Information and Technology), yaitu orang-orang tertentu yang bertugas mengurus server, maupun me-maintenance jaringan, Security jaringan, melakukan konfigurasi router, switch, dan sebagainya.

B. MACAM-MACAM JARINGAN KOMPUTER
1.      LAN ( Local Area Network ).
            Jaringan Area Lokal (LAN) adalah jenis yang paling umum dari jaringan data. Seperti namanya, LAN melayani area lokal Instalasi khas di pabrik-pabrik industri, gedung perkantoran, kampus atau universitas, atau lokasi serupa. Di Lokasi seperti ini layak membangun jaringan yang berkualitas tinggi, link komunikasi node interkoneksi kecepatan tinggi. kecepatan Khas transmisi data adalah 1/100 megabit per detik.LAN memungkinkan pengguna untuk berbagi sumber daya pada komputer dalam suatu organisasi, dan dapat digunakan untuk menyediakan akses (shared) kepada organisasi remote melalui sebuah router yang terhubung ke Metropolitan Area Network (MAN) atau Wide Area Network (WAN).
2.      MAN ( Metropolitan Area Network ). 
            MAN adalah kelas yang relatif baru dari jaringan, melayani peran yang mirip dengan ISP, tetapi untuk pengguna korporat dengan LAN besar. MAN biasanya meliputi area seluas antara diameter 5 s.d 50  km.  Sebuah MAN (seperti WAN) umumnya tidak dimiliki oleh satu organisasi. MAN, komunikasinya link dan peralatan umumnya dimiliki oleh salah satu konsorsium pengguna atau oleh penyedia jaringan tunggal yang menjual layanan kepada pengguna. Tingkat pelayanan yang disediakan untuk tiap user sehingga harus dinegosiasikan dengan operator MAN, dan beberapa jaminan kinerja biasanya ditentukan.M AN sering bertindak sebagai jaringan kecepatan tinggi untuk memungkinkan berbagi sumber daya daerah (mirip dengan LAN besar). Hal ini juga sering digunakan untuk menyediakan koneksi bersama untuk jaringan lain dengan menggunakan link ke WAN.
3.      WAN ( Wide Area Network ). 
            Pengertian WAN adalah Jaringan Komputer area luas menggabungkan beberapa LAN yang terpisah secara geografis.  Hal ini dilakukan dengan menghubungkan berbagai layanan LAN menggunakan didedikasikan saluran telepon sewa, saluran telepon dial-up (baik sinkron maupun  asinkron), link satelit, dan layanan operator paket data.  Jaringan WAN dijalankan dengan  modem dapat mengakses atau sebaliknya ke remote server menggunakan routing protokol khusus dan filter untuk meminimalkan biaya pengiriman data dari jarak yang luas .Istilah Area Network Luas (WAN) biasanya mengacu pada jaringan yang mencakup area geografis yang luas, dan menggunakan sirkuit komunikasi untuk menghubungkan node intermediate. Faktor utama yang mempengaruhi desain WAN adalah kinerja merupakan persyaratan sirkuit yang mereka sewa dari perusahaan komunikasi atau operator telepon komunikasi lainnya. Tingkat transmisi biasanya 2 Mbps, 34 Mbps, 45 Mbps, 155 Mbps, 625 Mbps (atau kadang-kadang jauh lebih).Merupakan jaringan yang mencajup wilayah geografis luas seperti provinsi,pulau,negara,benua atau seluruh dunia(50 Km).Contohnya jaringan telekomunikasi nasional,telekomunikasi seluler dan televisi nasional.

C. MACAM-MACAM TOPOLOGI JARINGAN
1.      Topologi Ring
            Topologi jaringan yang dipakai untuk menghubungkan sebuah komputer dengan komputer lainnya dalam sebuah rangkaian yang berbentuk melingkar seperti cincin.

            Kelebihan :
a.       Biaya installasi murah
b.      Meiliki performa koneksi baik
c.       Proses instalasi dan konffigurasi mudah
d.      Implementasi mudah
Kekurangan :
a.       Troubleshooting jaringan rumit
b.      Rentan terjadi tabrakan arus data
c.       Apabila salah satu koneksi bermasalah, maka yang lain ikut bermasalah

2.      Topologi Bus
Topologi jaringan yang lebih sederhana. Topologi ini memakai kabel coaxial pada sepanjang node client dan konektor. Jenis konektor yang digunakan adalah BNC, Terminator, dan TBNC.

Kelebihan :
a.       Mudah menambah client atau workstation baru
b.      Mudah digunakan dan sederhana
c.       Biaya instal murah
Kekurangan :
a.       Sering terjadi tabrakan arus data
b.      Pengiriman dan penerimaan data kurang efisien
c.       Sulit dikembangkan
d.      Apabila terjadi masalah pada satu kabel, maka yang lain juga akan bermasalah

3.      Topologi Mesh
Topologi yang bisa digunakan untuk rute yang banyak.

Kelebihan :
a.       Bandwidth limitnya cukup besar
b.      Security data baik
c.       Tidak terjadi tabrakan arus
Kekurangan :
a.       Membutuhkan banyak kabel
b.      Biaya instalasi mahal
c.       Proses instalasi rumit

4.      Topologi Star
Topologi jaringan berbentuk bintang di mana pada umumnya memakai hub atau switch untuk koneksi antar client.

Kelebihan :
a.       Akan tetap berjalan meski salah satu bermasalah
b.      Keamanan data cukup baik
c.       User mudah mendeteksi masalah
d.      Fleksibel
Kekurangan :
a.       Biaya instalasi mahal
b.      Komputer akan bermasalah apabila hub atau switch bermasalah
c.       Tergantung pada terminal pusat

5.      Topologi Tree
Topologi hasil penggabungan dari topologi bus dan topologi star.

Kelebihan :
a.       Dapat dan mudah dikembangkan menjadi topologi yang lebih luas
b.      Susunan terpusat secara hierarki sehingga pengaturan data lebih mudah
Kekurangan :
a.       Proses kerja lambat
b.      Membutuhkan kabel yang banyak, sehingga memerlukan biaya yang banyak pula
c.       Kabel backbone merupakan sentral dari topologi
d.      Apabila komputer bagian atas bermasalah, maka bagian bawah juga ikut bermasalah

6.      Topologi Peer to Peer
Topologi jaringan yang sangat sederhana karena hanya menggunakan 2 komputer saja.

Kelebihan :
a.       Biaya instalasi murah
b.      Proses instalasi mudah
c.       Setiap komputer dapat berperan sebagai server ataupun client
Kekurangan :
a.       Sulit dikembangkan
b.      Security sering bermasalah
c.       Proses troubleshooting rumit

7.      Topologi Linier
Topologi bus berturut-turut.

Kelebihan :
a.       Mudah dikembangkan
b.      Membutuhkan sedikit kabel
c.       Tata letak sederhana dan mudah
d.      Tidak membutuhkan kendali sentral
Kekurangan :
a.       Kepadatan trafik data cukup tinggi
b.      Security data tidak terjamin

8.      Topologi Hybrid
Gabungan dari beberapa topologi berbeda dan membentuk jaringan baru.

Kelebihan :
a.       Fleksibel
b.      Penambahan koneksi mudah
Kekurangan :
a.       Proses instalasi rumit
b.      Manajemen sulit dilakukan
c.       Memerlukan biaya yang tinggi

D. PERANGKAT JARINGAN
1.      Router

            Router adalah sebuah alat yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya. Alat ini sangatlah penting untuk meneruskan jaringan satu ke jaringan lainnya yang berbeda kelas/subnet/IP melalui sebuah proses yang dikenal dengan routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.

2.      Switch

            Switch adalah perangkat jaringan komputer yang bekerja di OSI Layer 2, Data Link Layer. Switch kerjanya sebagai penyambung atau concentrator dalam Jaringan komputer. Switch mengenal MAC Adressing sehingga dapat memilah paket data yang akan di teruskan/dilanjutkan.

3.      Access Point

            Access point adalah perangkat yang digunakan sebagai pembuat koneksi wireless pada jaringan komputer. Fungsi Access point diantaranya: Sebagai perangkat jaringan yang berfungsi membuat jaringan komputer tanpa kabel, atau biasa disebut WI-FI (Wireless Fidelity)

4.      NIC

            NIC adalah singkatan dari Network Interface Card yaitu sebuah kartu yang fungsinya sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Cara kerja NIC adalah untuk mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial sehingga dapat ditransmisikan di atas media jaringan.

5.      Wireless Card

Merupakan sebuah jaringan yang mampu menghubungkan dua device tanpa menggunakan kabel. Perangkat ini dapat menghubungkan dua atau lebih perangkat komputer sehingga bisa saling terhubung melalui jaringan WiFi dan tanpa menggunakan kabel.

6.      LAN Card

Merupakan perangkat jaringan yang dapat menghubungkan kiriman data dari perangkat satu ke perangkat lainnya dengan menggunakan kabel. Pada penggunaan LAN, maka data dapat tertransmisikan menggunakan media jaringan kabel UTP.

7.      Bridge
            Perangkat ini berfungsi untuk memperluas jaringan ke bentuk jaringan lain yang lebih luas sehingga bisa dipergunakan pada perangkat lain. Dalam kinerja, Bridge harus mengenali alamat MAC yang biasanya mentransmisikan sebuah data ke jaringan, kemudian Bridge membuat tabel otomatis. Kelebihan perangkat ini adalah bisa menentukan mana yang akan dirooting atau disaring.

8.      Hub

Pada komputer, Hub berfungsi untuk membagi server ke jaringan lain. Hub memiliki kelemahan, yaitu apabila rusak, maka transmisi jaringan ke komputer tidak dapat berjalan. Dengan begitu, Hub tidak dapat mengatur keceptan data yang dikirimkan ke komputer lainnya. Prinsip kerja perangkat ini adalah dengan cara menyalin sekumpulan atau paket data dari sebuah sumber yang tersambung dengan port pada hub itu dan membagikan kepada seluruh port yang tersambung dengan hub tersebut.

9.      Modem

Merupakan perangkt keras yang dapat menghantarkan perubahan data sinyal menjadi analog untuk selanjutnya kembali menjadi data sinyal digital sehingga komputer dapat dijalankan untuk akses internet.

10.  Repeater

Merupakan perangkat jaringan untuk memperkuat sinyal. Repeater berfungsi untuk memperkuat jangkauan sinyal server, mempermudah mengakses sinyal WiFi, dan meminimalisir penggunaan kabel jaringan.

11.  Konektor

Merupakan alat penghubung kabel dengan Network Adaptor. Jenis konektor :
·         Konektor RJ-45 digunakan untuk kabel UTP
·         Konektor BNC/T digunakan untuk kabel Coaxial
·         Konektor ST digunakan untuk kabel Fiber Optic
12.  Kabel Jaringan

Kabel jaringan adalah sebuah sistem jaringan komputer yang menggunakan kabel sebagai media utama dalam melakukan transmisi paket data. Tipe kabel jaringan :
·         Kabel Coaxial
            Kabel coaxial merupakan kabel yang digunakan untuk mentransmisikan signal elektrik dengan frekuensi tinggi melalui inti core tunggalnya. Umumnya kita ketahui bahwa kabel coaxial digunakan untuk menghubungkan televisi dengan perangkat antena. Namun kabel jenis coaxial juga dapat kita gunakan untuk membangun jaringan komputer, menghubungkan ke internet dan juga sebagai jalur radio. Jika kita lihat secara mendetail, kabel jaringan ini memiliki tampilan fisik yang strukturnya terdiri dari sebuah rangkaian kawat tembaga yang menjadi bagian inti dari kabel jenis coaxial, yang kemudian dilapisi oleh sebuah isolator pada lingkar dalam dan dikelilingi oleh sebuah konduktor bagian. Pada bagian lapisan pembungkus kabel dengan jenis coaxial ini menggunakan bahan sejenis PVC yang dijadikan lapisan isolator pada bagian luarnya.
·         Kabel Twisted Pair
            Twisted pair merupakan suatu kabel jaringan komputer yang sudah didesain dengan tampilan yang sudah memiliki bentuk fisik kabel yang terdiri atas beberapa pasangan yakni ada yang 4 pasang dan 8 pasang kabel kecil yang memiliki warna yang berbeda kemudian dililit satu sama lain lalu dibungkus dengan bantuan perekat kepala kabel. Kegunaan perekat ini untuk melindungi jalur setiap kabel, untuk mengurangi terjadinya konsleting pada arus listrik diantara ke-4 kabel tersebut pada saat arus dinyalakan. Jenis kabel twisted pair ini juga dapat dibagi menjadi 3 kelas, yaitu
v  UTP (Unshielded Twisted Pair)
Kabel UTP dalam penggunaannya didukung sebuah perlindungan proteksi dari kumpulan spiralnya. Kabel ini tidak memiliki perlindungan didalam bagian kabelnya, maka jenis kabel UTP ini memiliki kelemahan utama, yaitu rentan dan sensitive terhadap voltase tinggi dan medan magnet. Kabel jenis ini banyak digunakan pada kabel jaringa telepon dan jaringan LAN kapasitas kecil.
v  FTP (Foiled Twisted Pair)
FTP memiliki spesifikasi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP, karena lapisan kabelnya dilindungi oleh semacam foil, sehingga hal ini membuat kabel jenis FTP memiliiki ketahanan yang lebih baik terhadap noise dan gangguan magnetic dibandingkan dengan kabel UTP
v  STP (Shield Twisted Pair)
Shield Twisted Pair merupakan jenis kabel yang memiliki shield yang melindungi dari gangguan elektromagnetik. Kabel jenis ini memiliki harga yang lebih mahal dari jenis UTP dan STP karena dilengkapi dengan shield yang membungkus sepanjang kabel, yang juga membuat kabel sedikit kaku dan lebih berat. Kabel jenis ini cocok untuk digunakan pada perusahaan skala besar yang membutuhkan kinerja yang maksimal. Penerapan shield pada kabel jenis twisted pair memiliki tiga macam tipe, yaitu :
*      Individual Shield
Individual Shield melindungi tiap pasang kabel dengan aluminium foil. Tipe ini melindungi kabel dari gangguan elektromagnetik dari luar.
*      Overall Shield
Overall Shield melindungi seluruh pasang kabel dengan aluminium foil. Tipe ini melindungi kabel dari terjadinya crosstalk pada tiap pasang kabel.
*      Individual Dan Overall Shield
Tipe ini merupakan gabungan dari Individual dan Overall Shield yang mana melindungi setiap pasang kabel dan juga seluruh pasang kabel dengan foil. Hal ini berfungsi untuk melindungi kabel dari gangguan elektromagnetik dari luar dan juga mencegah terjadinya crosstalk pada tiap pasang kabel.
·         Kabel Fiber Optik
            Jenis kabel Fiber Optik merupakan jenis kabel jaringan komputer yang memiliki spesifikasi yang tinggi dan mampu memberikan performa dan kualitas yang sangat bagus. Di awal kemunculannya kabel Fiber Optik ini dirancang dan dikhususkan untuk sebuah jaringan yang menjadi tulang punggung (Backbone) pada sebuah perusahaan yang memiliki jaringan infrastruktur yang sangat luas dan membutuhkan kecepatan yang lebih. Akan tetapi seiring berkembangnya teknologi saat ini kabel Fiber Optik tidak hanya dikhusukan untuk perusahaan yang memiliki jaringan sangat besar, jaringan biasa seperti MAN, WAN dan bahkan LAN sudah memakai kabel Fiber Optik ini karena memang bisa memberikan kecepatan dan performa koneksi yang sangat cepat dan stabil
            Kelebihan Fiber Optik :
v Mampu mentransmisikan sinyal dengan kecepatan tinggi
v Simple dan juga fleksibel
v Dapat mentransmisikan sinyal cahaya
v Tahan terhadap gelombang radio
Kelemahan Fiber Optik :
v Harga instalasi yang tinggi
v Tidak semua provider mau mendukung jaringan menggunakan fiber optic
v Apabila digunakan pada jaringan sederhana dan kecil, tidak akan berpengaruh banyak
v  Kecepatan transmisi masih dibatasi oleh provider
            Untuk mengetahui fungsi utama dari kabel jaringan ini, dapat dilihat dari pengertian dari kabel jaringan itu sendiri sudah bisa disimpulkan fungsi kabel jaringan komputer ini, fungsi utama dari kabel jaringan komputer ini adalah suatu media yang digunakan sebagai salah satu perangkat keras yang digunakan untuk sebuah transmisi atau penghubung antara satu perangkat komputer dengan perangkat komputer yang lainnya dengan tujuan agar bisa melakukan sebuah aktivitas seperti komunikasi dan berbagi file dimana media yang dijadikan acuannya adalah sebuah jaringan internet.
Kelebihan Kabel Jaringan :
·         Kabel jaringan lebih menjangkau hingga daerah-daerah pelosok yang belum terdapat akses wireless
·         Biaya untuk membangun menggunakan kabel jaringan lebih murah dibandingkan dengan wireless
·         Jaringan lebih stabil saat mentransmisikan data
·         Tidak terpengaruh dengan cuaca di sekitar
Kekurangan Kabel jaringan :
·         Kekurangan Kabel Jaringan
·         Membutuhkan banyak kabel, apalagi untuk jaringan yang luas dan besar
·         Perlu diperhatikan dalam penempatan kabel, jangan sampai terjadi masalah seperti kabel robek akibat digigit hean pengerat.
·         Instalasinya melibatkan banyak kabel sehingga membuat tampilannya tidak terlihat rapi
E. OSI
OSI adalah standar komunikasi yang dipakai atau diterapkan dalam suatu jaringan komputer. Dari standar itulah seluruh alat komunikasi dapat saling berhubungan atau berkomunikasi melalui jaringan. OSI ini juga menggambarkan bagaimana informasi dari suatu aplikasi dapat berpindah melalui media jaringan ke suatu aplikasi di komputer lain. OSI sendiri diciptakan oleh International Organization for Standarzidation (ISO) yang menyediakan suatu kerangka berbentuk logika yang telah terstruktur tentang bagaimana proses suatu komunikasi data yang berinteraksi melalui sebuah jaringan.
OSI layer sering kali disebut sebagai lapisan karena memang pada dasarnya OSI diciptakan berlapis – lapis. OSI layer memiliki tujuh lapisan, yaitu :
1.      Physical Layer
Physical layer adalah layer pertama pada OSI layer ini, dan physical layer berhubungan dengan fisik karena sesuai dengan namanya yaitu physical dan berhubungan erat dengan fungsi sebuah sinyal dan physical ini merupakan layer yang paling dekat dengan hardware.
2.      Data Link Layer
Data link layer ini adalah salah satu layer yang sangat berperan penting karena mempunyai fungsi untuk mengoreksi kesalahan pada tiap layer yang kita buat.
3.      Network Layer
Network layer adalah layer yang mempunyai peran untuk membantu mendefinisikan suatu alamat IP atau suatu internet protocol, sehingga setiap komputer dapat saling berhubungan satu sama lain dengan satu jaringan.
4.      Transport Layer
Transport layer adalah layer yang berperan atau bertugas sebagai pengantar suatu data yang dikirimkan dari satu komputer ke komputer lain, dan transport layer ini memudahkan setiap data yang saling berjalan dari server menuju client tanpa ada gangguan sedikitpun.
5.      Session Layer
Session layer adalah layer yang berperan utama untuk mendefinisikan bagaimana sebuah jaringan dapat dibuat atau dibangun, dan juga dapat berperan sebagai management dari sebuah koneksi sehingga dapat untuk menghancurkan atau menjaga sebuah koneksi.
6.      Presentation Layer
Presentation layer adalah layer yang memiliki peran sebagai translate atau penterjemah suatu data yang akan ditransmisikan dari sebuah aplikasi atau untuk sebuah aplikasi.
7.      Application Layer
Application layer adalah layer yang memiliki peran pertama pada saat data mulai ditransfer dari satu komputer ke komputer lain, dan juga merupakan lapisan akhir yang dilewati pada saat penerimaan data dari komputer client.
Prinsip OSI layer pada dasarnya adalah untuk memahami bagaimana cara kerja suatu OSI layer jaringan sehingga pengguna tidak terlalu bingung untuk memakai OSI layer ini. Prinsip OSI layer yaitu membuat suatu tingkatan abstraksi yang berbeda antar tingkatan dan pada setiap layer yang akan dibuat harus memiliki suatu fungsi tertentu atau berbeda. Salah satu layer harus berada di bawah salah satu layer lainnya yang berfungsi sebagai pendukung fungsi salah satu layer yang berada di atas layer tersebut.


REFERENSI



No comments:

Post a Comment