NETWORK
A. TENTANG
NETWORK
Network atau Jaringan komputer
adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya
yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Network
terdiri dari beberapa jenis tergantung dari area yang dilingkupinya.
Lalu kapan jaringan komputer
dimulai?
Konsep jaringan komputer lahir pada
tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di
laboratorium Bell dan group riset Harvard University. Proyek ini dipimpin oleh
profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek ini hanyalah ingin memanfaatkan sebuah
perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa
proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch
Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer
dengan kaidah antrian.
Di tahun 1950-an ketika jenis
komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer
harus melayani beberapa terminal. Untuk itu dibuatlah konsep distribusi proses
berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka
untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan.
Pada sistem TSS beberapa terminal
terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak
perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya
berkembang sendiri-sendiri.
Pada tahun 1957 Advanced Research
Projects Agency (ARPA) dibentuk oleh Departement of Defence (DoD) USA. Pada
tahun 1967 ARPA menerbitkan desain awal dari proyeknya yang disebut ARPANET
(Advanced Research Projects Agency Network). Di tahun 1969 DoD menggelar
pengembangan ARPANET dengan mengadakan riset untuk menghubungkan sejumlah
komputer sehingga membentuk jaringan organik. Mereka mendemonstrasikan cara
menggunakan hardware dan software komputer berbasis UNIX. Proyek ARPANET
merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat
dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal
bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP
(Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Pada awalnya tujuan
dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Saat itu Departemen
Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan
komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital
untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari
terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah
dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya
menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of
California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu
jaringan terpadu di tahun 1969. Pada tahun 1970, lebih dari 10 komputer telah
berhasil dihubungkan, saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan. Pada
bulan Oktober 1972 ARPANET diperkenalkan kepada masyarakat umum. Tidak lama
kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas
di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk
mengaturnya. Oleh sebab itu, ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu
"MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang
lebih kecil untuk keperluan non-militer, seperti universitas-universitas.
Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang
kemudian disederhanakan menjadi Internet.
Di tahun yang sama, Roy Tomlinson
berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan di tahun 1971 untuk
riset ARPANET. Program e-mail tersebut begitu mudah dan langsung populer di
masyarakat saat itu. Icon “@” mulai dikenal sebagai lambang yang menunjukkan
“at”. Tahun 1972 juga dibentuk sebuah kelompok kerja yang disebut dengan
International Network Working Group (INWG). Kelompok ini dibuat untuk
meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk
jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet. Pembicara pertama
dari organisasi ini adalah Vinton Cerf, yang kemudian disebut sebagai
"Bapak Internet". Tahun 1973, dua orang ahli komputer Vinton Cerf dan
Bob Khan mempresentasikan tentang internet di Sussex University.
Tahun 1974, Bolt, Beranet &
Newman (BBN), pontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi komersial dari
ARPANET yang mereka sebut sebagai Telenet, yang merupakan layanan paket data
publik pertama. Lalu pada tanggal 26 Maret 1976, ratu Inggris berhasil
mengirimkan sebuah e-mail dari Royal Signals and Radar Estabilishment di
Malvern. Di tahun 1977 sudah ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke
ARPANET. Tahun 1979, grup diskusi Usenet pertama dibuat oleh Tom Truscott, Jim
Ellis dan Steve Bellovin, alumni dari Duke University dan University of North
Carolina Amerika Serikat. Setelah itu, penggunaan Usenet pun meningkat secara
drastis. Di tahun ini pula, emoticon diusulkan oleh Kevin McKenzie.
Di tahun 70-an ini, setelah beban
pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa
sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed
Processing). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah
pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung
secara seri di setiap host komputer. Dalam proses distribusi sudah mutlak
diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan
telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host
komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer
pusat.
Selanjutnya ketika harga-harga
komputer kecil sudah terjangkau dan konsep proses distribusi sudah matang, maka
penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani
proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) saja
tanpa melalui komputer pusat. Kemudian berkembang teknologi jaringan lokal yang
dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan,
maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah
jaringan raksasa WAN.
Pada tahun 1981 France Telecom
menciptakan gebrakan baru dengan meluncurkan telepon TV pertama, di mana orang
bisa menelepon sambil melihat lawan bicaranya melalui video link. Tahun 1982
dibentuk sebuah komisi Transmission Control Protocol ( TCP ) atau lebih dikenal
dengan sebutan Internet Protocol ( IP ) yang dikenal hingga saat ini. Di tahun
1986 diperkenalkan sistem nama domain, yang sekarang dikenal dengan DNS (Domain
Name System) yang berfungsi untuk menyeragamkan sistem pemberian nama alamat di
jaringan komputer. Dengan system DNS, komputer yang tersambung dengan jaringan
melebihi 1.000 komputer. Pada tahun 1987 diperkirakan komputer yang tersambung
ke jaringan tersebut melonjak 10 kali lipat menjadi 10.000 komputer lebih.
Pada tahun 1988 Jarko Oikarinen dari
Finland menemukan dan memperkenalkan IRC. Setahun kemudian jumlah komputer yang
terhubung melonjak 10 kali lipat (lebih dari 100.000 unit komputer).
Tahun 1992 adalah tahun yang paling
bersejarah ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang
bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer lain. Program ini disebut
www (World Wide Web) yang kemudian memunculkan istilah surfing (menjelajah)
atau browsing.
Secara ringkas dapat dikatakan
bahwa sejarah jaringan komputer dimulai dengan komputer terminal yang saling
terhubung ke pusat komputer (host computer) lewat time sharing system kemudian
berkembang menjadi terminal-terminal yang saling terhubung ke pusat komputer
(host computer) dengan konsep proses distribusi (Distributed Processing) yang
kemudian berakhir dengan teknologi jaringan.
NETWORKING merupakan
“jaringan antar komputer” yang menghubungkan “suatu komputer” dengan “komputer
lainnya” di dalam jaringan oleh “alat-alat jaringan”.
Dalam dunia komputer, Networking
adalah praktek menghubungkan dua atau lebih perangkat komputer bersama-sama
untuk tujuan berbagi (sharing) data serta berbagai manfaat lainnya (resources).
Jaringan (Networking) dibangun dengan perangkat keras komputer (hardware) atau
fisik dan perangkat lunak komputer (software) logik.
Networking sangat dibutuhkan,
terutama pada zaman yang semakin lama semakin canggih seperti ini, karena
jaringan itu tentu sangat penting untuk berlangsungnya hubungan atau komunikasi
antar komputer. Misalnya saja untuk berbagi atau sharing printer, tidak mungkin
setiap komputer memiliki printer satu-satu sehingga dibuatlah jaringan komputer
itu untuk berbagi penggunaan printer secara bersama-sama, juga berfungsi untuk
sharing internet, satu komputer (server) dapat ip address dari ISP, lalu server
akan membagikan koneksi internet untuk client-clientnya.
Network diatur oleh Network Administrator,
Network Engineering, atau sering disebut IT (Information and Technology), yaitu
orang-orang tertentu yang bertugas mengurus server, maupun me-maintenance
jaringan, Security jaringan, melakukan konfigurasi router, switch, dan
sebagainya.
B.
MACAM-MACAM JARINGAN KOMPUTER
1.
LAN
( Local Area Network ).
Jaringan Area Lokal (LAN) adalah
jenis yang paling umum dari jaringan data. Seperti namanya, LAN melayani area
lokal Instalasi khas di pabrik-pabrik industri, gedung perkantoran, kampus atau
universitas, atau lokasi serupa. Di Lokasi seperti ini layak membangun jaringan
yang berkualitas tinggi, link komunikasi node interkoneksi kecepatan tinggi.
kecepatan Khas transmisi data adalah 1/100 megabit per detik.LAN memungkinkan
pengguna untuk berbagi sumber daya pada komputer dalam suatu organisasi, dan
dapat digunakan untuk menyediakan akses (shared) kepada organisasi remote
melalui sebuah router yang terhubung ke Metropolitan Area Network (MAN) atau
Wide Area Network (WAN).
2.
MAN
( Metropolitan Area Network ).
MAN adalah kelas yang relatif baru
dari jaringan, melayani peran yang mirip dengan ISP, tetapi untuk pengguna
korporat dengan LAN besar. MAN biasanya meliputi area seluas antara diameter 5
s.d 50 km. Sebuah MAN (seperti WAN) umumnya tidak
dimiliki oleh satu organisasi. MAN, komunikasinya link dan peralatan umumnya
dimiliki oleh salah satu konsorsium pengguna atau oleh penyedia jaringan
tunggal yang menjual layanan kepada pengguna. Tingkat pelayanan yang disediakan
untuk tiap user sehingga harus dinegosiasikan dengan operator MAN, dan beberapa
jaminan kinerja biasanya ditentukan.M AN sering bertindak sebagai jaringan
kecepatan tinggi untuk memungkinkan berbagi sumber daya daerah (mirip dengan
LAN besar). Hal ini juga sering digunakan untuk menyediakan koneksi bersama
untuk jaringan lain dengan menggunakan link ke WAN.
3.
WAN
( Wide Area Network ).
Pengertian WAN adalah Jaringan
Komputer area luas menggabungkan beberapa LAN yang terpisah secara
geografis. Hal ini dilakukan dengan
menghubungkan berbagai layanan LAN menggunakan didedikasikan saluran telepon
sewa, saluran telepon dial-up (baik sinkron maupun asinkron), link satelit, dan layanan operator
paket data. Jaringan WAN dijalankan
dengan modem dapat mengakses atau
sebaliknya ke remote server menggunakan routing protokol khusus dan filter
untuk meminimalkan biaya pengiriman data dari jarak yang luas .Istilah Area
Network Luas (WAN) biasanya mengacu pada jaringan yang mencakup area geografis
yang luas, dan menggunakan sirkuit komunikasi untuk menghubungkan node
intermediate. Faktor utama yang mempengaruhi desain WAN adalah kinerja
merupakan persyaratan sirkuit yang mereka sewa dari perusahaan komunikasi atau
operator telepon komunikasi lainnya. Tingkat transmisi biasanya 2 Mbps, 34
Mbps, 45 Mbps, 155 Mbps, 625 Mbps (atau kadang-kadang jauh lebih).Merupakan
jaringan yang mencajup wilayah geografis luas seperti
provinsi,pulau,negara,benua atau seluruh dunia(50 Km).Contohnya jaringan
telekomunikasi nasional,telekomunikasi seluler dan televisi nasional.
C.
MACAM-MACAM TOPOLOGI JARINGAN
1.
Topologi
Ring
Topologi
jaringan yang dipakai untuk menghubungkan sebuah komputer dengan komputer
lainnya dalam sebuah rangkaian yang berbentuk melingkar seperti cincin.
Kelebihan
:
a.
Biaya
installasi murah
b.
Meiliki
performa koneksi baik
c.
Proses
instalasi dan konffigurasi mudah
d.
Implementasi
mudah
Kekurangan :
a.
Troubleshooting
jaringan rumit
b.
Rentan
terjadi tabrakan arus data
c.
Apabila
salah satu koneksi bermasalah, maka yang lain ikut bermasalah
2.
Topologi
Bus
Topologi
jaringan yang lebih sederhana. Topologi ini memakai kabel coaxial pada
sepanjang node client dan konektor. Jenis konektor yang digunakan adalah BNC,
Terminator, dan TBNC.
Kelebihan
:
a.
Mudah
menambah client atau workstation baru
b.
Mudah
digunakan dan sederhana
c.
Biaya
instal murah
Kekurangan :
a.
Sering
terjadi tabrakan arus data
b.
Pengiriman
dan penerimaan data kurang efisien
c.
Sulit
dikembangkan
d.
Apabila
terjadi masalah pada satu kabel, maka yang lain juga akan bermasalah
3.
Topologi
Mesh
Topologi yang bisa digunakan untuk rute yang banyak.
Kelebihan :
a.
Bandwidth
limitnya cukup besar
b.
Security
data baik
c.
Tidak
terjadi tabrakan arus
Kekurangan :
a.
Membutuhkan
banyak kabel
b.
Biaya
instalasi mahal
c.
Proses
instalasi rumit
4.
Topologi
Star
Topologi
jaringan berbentuk bintang di mana pada umumnya memakai hub atau switch untuk
koneksi antar client.
Kelebihan
:
a.
Akan
tetap berjalan meski salah satu bermasalah
b.
Keamanan
data cukup baik
c.
User
mudah mendeteksi masalah
d.
Fleksibel
Kekurangan :
a.
Biaya
instalasi mahal
b.
Komputer
akan bermasalah apabila hub atau switch bermasalah
c.
Tergantung
pada terminal pusat
5.
Topologi
Tree
Topologi hasil penggabungan dari topologi bus dan topologi star.
Kelebihan :
a.
Dapat
dan mudah dikembangkan menjadi topologi yang lebih luas
b.
Susunan
terpusat secara hierarki sehingga pengaturan data lebih mudah
Kekurangan :
a.
Proses
kerja lambat
b.
Membutuhkan
kabel yang banyak, sehingga memerlukan biaya yang banyak pula
c.
Kabel
backbone merupakan sentral dari topologi
d.
Apabila
komputer bagian atas bermasalah, maka bagian bawah juga ikut bermasalah
6.
Topologi
Peer to Peer
Topologi jaringan yang sangat sederhana karena hanya menggunakan 2
komputer saja.
Kelebihan :
a.
Biaya
instalasi murah
b.
Proses
instalasi mudah
c.
Setiap
komputer dapat berperan sebagai server ataupun client
Kekurangan :
a.
Sulit
dikembangkan
b.
Security
sering bermasalah
c.
Proses
troubleshooting rumit
7.
Topologi
Linier
Topologi bus berturut-turut.
Kelebihan :
a.
Mudah
dikembangkan
b.
Membutuhkan
sedikit kabel
c.
Tata
letak sederhana dan mudah
d.
Tidak
membutuhkan kendali sentral
Kekurangan :
a.
Kepadatan
trafik data cukup tinggi
b.
Security
data tidak terjamin
8.
Topologi
Hybrid
Gabungan dari beberapa topologi berbeda dan membentuk jaringan
baru.
Kelebihan :
a.
Fleksibel
b.
Penambahan
koneksi mudah
Kekurangan :
a.
Proses
instalasi rumit
b.
Manajemen
sulit dilakukan
c.
Memerlukan
biaya yang tinggi
D. PERANGKAT JARINGAN
1.
Router
Router
adalah sebuah alat yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau
Internet menuju tujuannya. Alat ini sangatlah penting untuk meneruskan jaringan
satu ke jaringan lainnya yang berbeda kelas/subnet/IP melalui sebuah proses
yang dikenal dengan routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan
jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.
2.
Switch
Switch
adalah perangkat jaringan komputer yang bekerja di OSI Layer 2, Data Link
Layer. Switch kerjanya sebagai penyambung atau concentrator dalam Jaringan
komputer. Switch mengenal MAC Adressing sehingga dapat memilah paket data yang
akan di teruskan/dilanjutkan.
3.
Access
Point
Access
point adalah perangkat yang digunakan sebagai pembuat koneksi wireless pada
jaringan komputer. Fungsi Access point diantaranya: Sebagai perangkat jaringan
yang berfungsi membuat jaringan komputer tanpa kabel, atau biasa disebut WI-FI
(Wireless Fidelity)
4.
NIC
NIC
adalah singkatan dari Network Interface Card yaitu sebuah kartu yang fungsinya
sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Cara kerja NIC
adalah untuk mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk
data serial sehingga dapat ditransmisikan di atas media jaringan.
5.
Wireless
Card
Merupakan
sebuah jaringan yang mampu menghubungkan dua device tanpa menggunakan kabel.
Perangkat ini dapat menghubungkan dua atau lebih perangkat komputer sehingga
bisa saling terhubung melalui jaringan WiFi dan tanpa menggunakan kabel.
6.
LAN
Card
Merupakan
perangkat jaringan yang dapat menghubungkan kiriman data dari perangkat satu ke
perangkat lainnya dengan menggunakan kabel. Pada penggunaan LAN, maka data
dapat tertransmisikan menggunakan media jaringan kabel UTP.
7.
Bridge
Perangkat
ini berfungsi untuk memperluas jaringan ke bentuk jaringan lain yang lebih luas
sehingga bisa dipergunakan pada perangkat lain. Dalam kinerja, Bridge harus
mengenali alamat MAC yang biasanya mentransmisikan sebuah data ke jaringan,
kemudian Bridge membuat tabel otomatis. Kelebihan perangkat ini adalah bisa
menentukan mana yang akan dirooting atau disaring.
8.
Hub
Pada
komputer, Hub berfungsi untuk membagi server ke jaringan lain. Hub memiliki
kelemahan, yaitu apabila rusak, maka transmisi jaringan ke komputer tidak dapat
berjalan. Dengan begitu, Hub tidak dapat mengatur keceptan data yang dikirimkan
ke komputer lainnya. Prinsip kerja perangkat ini adalah dengan cara menyalin
sekumpulan atau paket data dari sebuah sumber yang tersambung dengan port pada
hub itu dan membagikan kepada seluruh port yang tersambung dengan hub tersebut.
9.
Modem
Merupakan
perangkt keras yang dapat menghantarkan perubahan data sinyal menjadi analog
untuk selanjutnya kembali menjadi data sinyal digital sehingga komputer dapat
dijalankan untuk akses internet.
10.
Repeater
Merupakan
perangkat jaringan untuk memperkuat sinyal. Repeater berfungsi untuk memperkuat
jangkauan sinyal server, mempermudah mengakses sinyal WiFi, dan meminimalisir
penggunaan kabel jaringan.
11.
Konektor
Merupakan alat
penghubung kabel dengan Network Adaptor. Jenis konektor :
·
Konektor
RJ-45 digunakan untuk kabel UTP
·
Konektor
BNC/T digunakan untuk kabel Coaxial
·
Konektor
ST digunakan untuk kabel Fiber Optic
12.
Kabel
Jaringan
Kabel
jaringan adalah sebuah sistem jaringan komputer yang menggunakan kabel sebagai
media utama dalam melakukan transmisi paket data. Tipe kabel jaringan :
·
Kabel
Coaxial
Kabel coaxial merupakan kabel yang
digunakan untuk mentransmisikan signal elektrik dengan frekuensi tinggi melalui
inti core tunggalnya. Umumnya kita ketahui bahwa kabel coaxial digunakan untuk
menghubungkan televisi dengan perangkat antena. Namun kabel jenis coaxial juga
dapat kita gunakan untuk membangun jaringan komputer, menghubungkan ke internet
dan juga sebagai jalur radio. Jika kita lihat secara mendetail, kabel jaringan
ini memiliki tampilan fisik yang strukturnya terdiri dari sebuah rangkaian
kawat tembaga yang menjadi bagian inti dari kabel jenis coaxial, yang kemudian
dilapisi oleh sebuah isolator pada lingkar dalam dan dikelilingi oleh sebuah
konduktor bagian. Pada bagian lapisan pembungkus kabel dengan jenis coaxial ini
menggunakan bahan sejenis PVC yang dijadikan lapisan isolator pada bagian
luarnya.
·
Kabel
Twisted Pair
Twisted pair merupakan suatu kabel
jaringan komputer yang sudah didesain dengan tampilan yang sudah memiliki
bentuk fisik kabel yang terdiri atas beberapa pasangan yakni ada yang 4 pasang
dan 8 pasang kabel kecil yang memiliki warna yang berbeda kemudian dililit satu
sama lain lalu dibungkus dengan bantuan perekat kepala kabel. Kegunaan perekat
ini untuk melindungi jalur setiap kabel, untuk mengurangi terjadinya konsleting
pada arus listrik diantara ke-4 kabel tersebut pada saat arus dinyalakan. Jenis
kabel twisted pair ini juga dapat dibagi menjadi 3 kelas, yaitu
v UTP (Unshielded Twisted Pair)
Kabel UTP dalam
penggunaannya didukung sebuah perlindungan proteksi dari kumpulan spiralnya.
Kabel ini tidak memiliki perlindungan didalam bagian kabelnya, maka jenis kabel
UTP ini memiliki kelemahan utama, yaitu rentan dan sensitive terhadap voltase
tinggi dan medan magnet. Kabel jenis ini banyak digunakan pada kabel jaringa
telepon dan jaringan LAN kapasitas kecil.
v FTP (Foiled Twisted Pair)
FTP memiliki
spesifikasi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP, karena lapisan
kabelnya dilindungi oleh semacam foil, sehingga hal ini membuat kabel jenis FTP
memiliiki ketahanan yang lebih baik terhadap noise dan gangguan magnetic
dibandingkan dengan kabel UTP
v STP (Shield Twisted Pair)
Shield Twisted
Pair merupakan jenis kabel yang memiliki shield yang melindungi dari gangguan
elektromagnetik. Kabel jenis ini memiliki harga yang lebih mahal dari jenis UTP
dan STP karena dilengkapi dengan shield yang membungkus sepanjang kabel, yang
juga membuat kabel sedikit kaku dan lebih berat. Kabel jenis ini cocok untuk
digunakan pada perusahaan skala besar yang membutuhkan kinerja yang maksimal.
Penerapan shield pada kabel jenis twisted pair memiliki tiga macam tipe, yaitu
:
Individual
Shield
Individual
Shield melindungi tiap pasang kabel dengan aluminium foil. Tipe ini melindungi
kabel dari gangguan elektromagnetik dari luar.
Overall
Shield
Overall Shield
melindungi seluruh pasang kabel dengan aluminium foil. Tipe ini melindungi
kabel dari terjadinya crosstalk pada tiap pasang kabel.
Individual
Dan Overall Shield
Tipe ini
merupakan gabungan dari Individual dan Overall Shield yang mana melindungi
setiap pasang kabel dan juga seluruh pasang kabel dengan foil. Hal ini
berfungsi untuk melindungi kabel dari gangguan elektromagnetik dari luar dan
juga mencegah terjadinya crosstalk pada tiap pasang kabel.
·
Kabel
Fiber Optik
Jenis kabel Fiber Optik merupakan
jenis kabel jaringan komputer yang memiliki spesifikasi yang tinggi dan mampu
memberikan performa dan kualitas yang sangat bagus. Di awal kemunculannya kabel
Fiber Optik ini dirancang dan dikhususkan untuk sebuah jaringan yang menjadi
tulang punggung (Backbone) pada sebuah perusahaan yang memiliki jaringan
infrastruktur yang sangat luas dan membutuhkan kecepatan yang lebih. Akan
tetapi seiring berkembangnya teknologi saat ini kabel Fiber Optik tidak hanya
dikhusukan untuk perusahaan yang memiliki jaringan sangat besar, jaringan biasa
seperti MAN, WAN dan bahkan LAN sudah memakai kabel Fiber Optik ini karena
memang bisa memberikan kecepatan dan performa koneksi yang sangat cepat dan
stabil
Kelebihan Fiber Optik :
v Mampu mentransmisikan sinyal dengan kecepatan tinggi
v Simple dan juga fleksibel
v Dapat mentransmisikan sinyal cahaya
v Tahan terhadap gelombang radio
Kelemahan Fiber
Optik :
v Harga instalasi yang tinggi
v Tidak semua provider mau mendukung jaringan menggunakan fiber optic
v Apabila digunakan pada jaringan sederhana dan kecil, tidak akan
berpengaruh banyak
v Kecepatan transmisi masih dibatasi oleh provider
Untuk
mengetahui fungsi utama dari kabel jaringan ini, dapat dilihat dari pengertian
dari kabel jaringan itu sendiri sudah bisa disimpulkan fungsi kabel jaringan
komputer ini, fungsi utama dari kabel jaringan komputer ini adalah suatu media
yang digunakan sebagai salah satu perangkat keras yang digunakan untuk sebuah
transmisi atau penghubung antara satu perangkat komputer dengan perangkat
komputer yang lainnya dengan tujuan agar bisa melakukan sebuah aktivitas
seperti komunikasi dan berbagi file dimana media yang dijadikan acuannya adalah
sebuah jaringan internet.
Kelebihan Kabel
Jaringan :
·
Kabel
jaringan lebih menjangkau hingga daerah-daerah pelosok yang belum terdapat
akses wireless
·
Biaya
untuk membangun menggunakan kabel jaringan lebih murah dibandingkan dengan
wireless
·
Jaringan
lebih stabil saat mentransmisikan data
·
Tidak
terpengaruh dengan cuaca di sekitar
Kekurangan
Kabel jaringan :
·
Kekurangan
Kabel Jaringan
·
Membutuhkan
banyak kabel, apalagi untuk jaringan yang luas dan besar
·
Perlu
diperhatikan dalam penempatan kabel, jangan sampai terjadi masalah seperti
kabel robek akibat digigit hean pengerat.
·
Instalasinya
melibatkan banyak kabel sehingga membuat tampilannya tidak terlihat rapi
E. OSI
OSI adalah standar komunikasi yang dipakai atau diterapkan dalam
suatu jaringan komputer. Dari standar itulah seluruh alat komunikasi dapat
saling berhubungan atau berkomunikasi melalui jaringan. OSI ini juga
menggambarkan bagaimana informasi dari suatu aplikasi dapat berpindah melalui
media jaringan ke suatu aplikasi di komputer lain. OSI sendiri diciptakan oleh
International Organization for Standarzidation (ISO) yang menyediakan suatu
kerangka berbentuk logika yang telah terstruktur tentang bagaimana proses suatu
komunikasi data yang berinteraksi melalui sebuah jaringan.
OSI layer sering kali disebut sebagai lapisan karena memang pada
dasarnya OSI diciptakan berlapis – lapis. OSI layer memiliki tujuh lapisan, yaitu
:
1.
Physical
Layer
Physical layer adalah layer pertama pada OSI layer ini, dan physical
layer berhubungan dengan fisik karena sesuai dengan namanya yaitu physical dan
berhubungan erat dengan fungsi sebuah sinyal dan physical ini merupakan layer
yang paling dekat dengan hardware.
2.
Data
Link Layer
Data link layer ini adalah salah satu layer yang sangat berperan
penting karena mempunyai fungsi untuk mengoreksi kesalahan pada tiap layer yang
kita buat.
3.
Network
Layer
Network layer adalah layer yang mempunyai peran untuk membantu mendefinisikan
suatu alamat IP atau suatu internet protocol, sehingga setiap komputer dapat
saling berhubungan satu sama lain dengan satu jaringan.
4.
Transport
Layer
Transport layer adalah layer yang berperan atau bertugas sebagai
pengantar suatu data yang dikirimkan dari satu komputer ke komputer lain, dan
transport layer ini memudahkan setiap data yang saling berjalan dari server
menuju client tanpa ada gangguan sedikitpun.
5.
Session
Layer
Session layer adalah layer yang berperan utama untuk mendefinisikan
bagaimana sebuah jaringan dapat dibuat atau dibangun, dan juga dapat berperan
sebagai management dari sebuah koneksi sehingga dapat untuk menghancurkan atau
menjaga sebuah koneksi.
6.
Presentation
Layer
Presentation layer adalah layer yang memiliki peran sebagai
translate atau penterjemah suatu data yang akan ditransmisikan dari sebuah
aplikasi atau untuk sebuah aplikasi.
7.
Application
Layer
Application layer adalah layer yang memiliki peran pertama pada
saat data mulai ditransfer dari satu komputer ke komputer lain, dan juga
merupakan lapisan akhir yang dilewati pada saat penerimaan data dari komputer
client.
Prinsip OSI layer pada dasarnya adalah untuk memahami bagaimana
cara kerja suatu OSI layer jaringan sehingga pengguna tidak terlalu bingung
untuk memakai OSI layer ini. Prinsip OSI layer yaitu membuat suatu tingkatan
abstraksi yang berbeda antar tingkatan dan pada setiap layer yang akan dibuat harus
memiliki suatu fungsi tertentu atau berbeda. Salah satu layer harus berada di
bawah salah satu layer lainnya yang berfungsi sebagai pendukung fungsi salah
satu layer yang berada di atas layer tersebut.